“KETIKA TAKDIR
BERKATA LAIN”
“Astaga,,,ndak terlambat mo ji ka’ kah ? jam 7 mi lewat na jam 7.30
dimulai mi PMB”
Abid terburu-buru memasang
sepatu All starnya,dengan pakaian hitam putih ia segera berlari mencari mobil
angkutan yang berkode khusus menuju CCC (Celebes Convention Cetre) tempat
dilaksanakannya PMB (Penyambutan Mahasiswa Baru).Mobil angkutan di kota
makassar dinamakan dengan pete’-pete’.Sekitar 3 menit Abid menunggu pete’-pete’
di depan gang rumahnya,akhirnya Abid memberhentikan pete’-pete’ itu dan segera
naik.
750 meter jarak yang telah ditempuh mobil angkutan itu,seorang
siswi SMA naik dengan berpakaian seragam putih abu-abu dan berjilbab,penampilan
siswi itu sangat rapi dan terlihat sopan.Siswi itu membawa banyak buku pelajaran.Ketika
siswi itu hendak duduk di sebelah kanan Abid,buku-buku siswi itu jatuh
berantakan dengan spontan,Abid membantunya.Setelah semua buku itu
dikumpulkan,siswi itu duduk kembali disebelah Abid dan tersenyum manis.Abid
terkesima melihat senyumannya.
“kiriiii......” teriak siswi itu.Ia segera keluar dan membayar biaya
angkutan sebesar Rp 3.000.Sekali lagi gadis itu tersenyum manis ke arah abid.
Ketika siswi SMA itu melangkahkan kaki kanannya keluar,selembar foto
keluar dari tumpukan bukunya,foto itu adalah foto siswi SMA tadi.Abid yang
melihatnya tak ingin memberitahukan hal itu dan segera mengambilnya.Abid
bermaksud menjadikan foto itu sebagai kenang-kenangan untuk dirinya bersama
gadis misterius itu.
***
Di CCC,Abid terus menerus memandangi foto itu dan tidak memperdulikan
arahan selama PMB berlangsung,Abid hanya penasaran akan sosok gadis misterius
itu.
“Dehhh,cantiknya itu cewek tadi,senyumnya mo dehhh.hehehe
betul-betul cantik ki itu cewek pete’-pete’ ku” “Astaga...ndak terlambat mo ji
ka’ kah? Jam 7 mi lewat na jam 7.30 dimulai mi PMB”
Keesokan harinya Abid masih memiliki urusan yang belum
terselesaikan sebagai mahasiswa baru.Abid menumpangi angkutan yang berkode sama
pada saat ingin mengikuti PMB dengan harapan akan bertemu lagi dengan cewek
pete’-pete’nya.Karena Abid ingin sekali bertemu,ia pun rela menumpangi beberapa
angkutan berkode sama secara bergantian.Angkutan kesembilan telah Abid
tumpangi,akan tetapi tak kunjung bertemu dengan cewek pete’-pete’nya itu.
***
Pukul 03.00 Am Abid terbangun dari mimpi buruknya.Dalam mimpinya,Abid
terpisahkan oleh jurang yang dalam bersama siswi SMA itu.Abid segera mengambil
air wudhu dan mendirikan shalat tengah malam.Usai melaksanakan shalat,kedua
mata abid sulit terpejamkan tetapi,pada akhirnya dia tertidur sekitar pukul
04.15 Am dan terbangun pukul 05.30 AM Abid segera melaksanakan shalat subuh.
Karena bangun kesiangan,Abid telat ke kampus.Tak disangka Abid
dipertemukan lagi dengan siswi itu di pete’-pete’ yang juga terlambat untuk
berangkat ke sekolah.Abid sangat senang,tanpa menunggu waktu lama Abid segera
menyapanya.
“kita’ kah yang ketemu ki’ di pete’-pete’ itu hari? Yang jatuh buku
ta’ toh ?” tanya Abid
“iyyee,saya itu.Hmmmm,kita yang pake baju hitam putih itu hari?”
jawab siswi SMA itu sambil tersenyum manis ke arah Abid.
“oh iyyee.kalo boleh tau siapa nama ta’?”
“Keyla,kalo kita’ iyya?”
“Abid,bolehka’ minta nomor Hp ta’?”
“iyye,boleh ji.Tulis maki 085255141xxx”
***
“stantaram stomi sorwa,stam tam tam tam stomi sofo miso tisom”
Bunyi nada dering ponsel Keyla
1 panggilan tak terjawab nampak di layar ponsel Keyla.Berulangkali
ponsel Keyla mendapat missedcall tapi,Keyla tak meresponnya.
“wee,kenapa tidak na respon kasian missedcall ku ?” gelisah Abid di
depan kamarnya.
Karena tidak mendapat respon,Abid memberanikan diri menelepon Keyla
“Tutt tutt tutt.....” terdengar suara dari ponsel Abid
“Halo siapa ini?” tanya Keyla
“saya Abid,teman pete’-pete’ ta’”
“ohh,kita’ pade Kak Abid”
Setelah bicara panjang lebar,Abid meminta ketemuan dengan Keyla di
MTos (Makassar Trade Centre)
***
“Haii,lama maki kah menunggu?”
“tidak,baru datang ja’ juga kak” jawab Keyla
Abid dan Keyla pun masuk ke M-tos dan menonton film spesial
valentine di Studio Twenty One.
Setelah menonton,Abid dan Keyla keluar.Saat itu,Abid menyatakan
cinta kepada Keyla akan tetapi,Keyla tak langsung memberikan jawaban yang pasti.
Satu minggu kemudian,Abid meminta kepastian Keyla.Keyla pun
bersedia menjadi kekasih Abid.Abid sangat senang, hatinya terasa berbunga-bunga.
***
“Kak...Jemput ka’ bahh di depan pintu gerbang sekolahku.Ku tunggu
ki nah kak” suara Keyla melalui ponsel
“iyyee de’,tunggu ma’ sebentar nahh” balas Abid di ponselnya.
Beberapa menit kemudian abid datang dan turun dari pete’-pete’.
Siangitu,langit tampak mendung pertanda akan turun hujan.Ketika
Abid dan Keyla sedang asyik bercerita di dalam pete’-pete’,hujan pun turun
sangat deras.Melihat titik-titik hujan dari dalam pete’-pete’,Keyla berteriak
“kiriiii.....” sambil menarik tangan Abid untuk turun dari pete’-pete’.
Keyla ingin bermain hujan bersama Abid,seseorang yang dikasihinya.
Turun dari pete’-pete’,Keyla berlari-lari menikmati derasnya hujan
bersama Abid.Di tepi jalan besar,mereka tertawa dan berpegangan tangan.Abid
dan Keyla terlihat sangat romantis dan
serasi.
Sesaat hujan pun reda,Abid dan Keyla bergegaspulang.Abid merangkul
Keyla yang menggigil kedinginan.
“sayang,bahagia sekali ka’ ini hari.hmmm,ku sayang ki’ ” bisik Abid
“iyyee,saya sayang ki’ juga.I love you kak” balas Keyla
Mereka saling melempar senyum manis satu sama lain.
Tak terasa,mereka tiba di depan rumah Keyla.Di depan pintu
gerbang,berdirilah ibu Citra,ibu dari Keyla.Abid pun menghampiri dan berjabat
tangan.
“tangannya ibu mertua ini,hehehe” canda Abid
Setelah itu,Keyla berjalan masuk ke rumah sambil melambaikan tangan
ke arah Abid.
Ketika Keyla hilang dari pandangan Abid,Abid pun pulang ke rumahnya
dengan menumpangi sebuah pete’-pete’.
Sejak Abid berpacaran dengan Keyla,hari-hari Abid terasa lebih
bermakna.Pendidikan dan ibadahnya semakin baik berkat dukungan Keyla yang
selalu mengingatkannya belajar dam beribadah serta gemar menolong satu sama
lain.
Berkat dukungan dari Keyla,Abid berhasil meraih beasiswa di
kampusnya.Hari-hari kebersamaan mereka begitu indah
***
“mana maki kak ? kenapa ndak care maki sama saya ? Sayanggg kemana
ki’ ? Hampir mi satu minggu tidak pernah kabari ka’.kenapa kita gantung ka’ ?”
keluh Keyla
Memang akhir-akhir ini Abid tak perhatian lagi ke Keyla.Abid sibuk
akan urusan kuliahnya.
Disaat Keyla gundah,hanya Ben sahabat Abid yang mengisi kekosongan
dan perhatian ke Keyla.Karena Ben yang selalu memberikan perhatian,Keyla
berpaling ke Ben.Keyla menjadikan Ben sebagai pelariannya.
Satu bulan Keyla dan Ben menjalin hubungan,kedekatan mereka
akhirnya di ketahui oleh adik perempuan Abid,Abel.
“Kak,putus maki kah sama Keyla? Dekat sekali za lihat sama Kak Ben”
tanya Abel kepada Abid
“tidak pi tapi, jarang memang ma’ komunikasi.Dimana ko tauki kalo
dekat Keyla dengan Ben?”
“saya lihat tadi makan es krim di depan sekolahku,mesra sekali
kak.Pacaran ki mungkin”balas Abel
Abid curiga akan pernyataan Abel dan akhirnya secara diam-diam,Abid
selalu mengikuti kemana Ben pergi.Tak disangka Abid melihat Ben dan Keyla
begitu mesra.Abid yang tak bisa melakukan apa-apa hanya bisa menangis dan
berlari pulang ke rumahnya.
***
“Ya Allah kenapa mimpi begitu ka’ lagi? Kenapa harus ada jurang
yang pisahkan ka’ ”Abid terbangun dari mimpi buruk yang sama ketika ia baru
mengenal Keyla.
Esok harinya,Abid tak memiliki semangat untuk kuliah.Abid terus
mengurung diri di kamarnya.ia terkena virus GALAU.Di kamar,ia memutar sebuah
lagu di speaker berwarna ungunya yang berjudul Aku lebih dulu dari Laba-Laba
band
..... “engkau sahabatku
dia kekasihku,
Dua rasa yang harus ku jaga,
Harus kah mengalah,
Haruskah berkorban,
Demi cinta dan persahabatan,
yank aku pergi selamanya”.....
Bersamaan dengan itu,Abid mencoba bunuh diri dengan memakan anti
nyamuk.Abid tak tahan lagi dikhianati oleh sahabat dan kekasihnya sendiri.
Ketika abid telah hilang kesadaran,Abel masuk ke kamar Abid.Ia
kaget melihat mulut kakaknya telah berbusa.Tanpa berpikir panjang,Abel segera
menelepon Ben.Abel mengabarkan kalo kakaknya mencoba untuk bunuh diri karena ia
tahu Ben berpacaran dengan Keyla.Tidak lamasetelah pembicaraan itu terputus,Ben
dan Keyla datang.Dengan secara kebetulan,speaker Abid memutar lagu Rebecca.
....“Jika bisa ku arahkan
saja,
Maafkan aku mencintai
Kekasihmu,kekasihmu,
Namun ku tak ingin menjadi,
Penyebab kehancuran antara Kau dan Dia
dan aku”....
Mendengar lagu itu Ben dan Keyla menangis sejadi-jadinya,mereka sadar bahwa tindakan mereka berdualah yang membuat Abid nekat bunuh diri.
Beberapa saat kemudian,Abid dilarikan ke rumah sakit.Di rumah sakit
Abid masih tak sadarkan diri.
Setelah seminggu dirawat di rumah sakit,kesehatan Abid sudah pulih dan diizinkan untuk kembali ke rumah.
Setelah seminggu dirawat di rumah sakit,kesehatan Abid sudah pulih dan diizinkan untuk kembali ke rumah.
Semenjak kejadian itu,hubungan Abid dan Keyla membaik lagi seperti
saat pertama kali mereka bertemu.
***
“sayang,ke pantai ki ee” bujuk Keyla melalui ponsel
“iyyee,tunggu ma’ sayang nahh”
Beberapa saat,Abid datang menjemput Keyla.Di pantai,mereka duduk
bersebelahan menanti indahnya sunset di senja itu.Keyla menyandarkan kepalanya
di bahu Abid dan memandang ke arah barat.Sambil menunggu matahari terbenam,Abid
menyanyikan sebuah lagu romantis untuk kekasihnya,Keyla.
....“Ketika kau tertawa ku
pandang dengan pasti,
ohh dirimu menarik hatiku,
Dan biarkan ku menatapmu,
dengan perasaanku yang
menggebu tiada henti”....
Keyla terbawa dengan indahnya syair lagu itu,dan Keyla membisikkan
kata-kata cinta ke telinga Abid.
“I love u Honey,I want u stay at beside me when i die”
Mendengar bisikan Keyla,Abid berhenti bernyanyi.Ia mendekap erat
tubuh Keyla dengan penuh kasih sayang.
Matahari terbenam,indahnya sunset telah mereka nikmati dan mereka
segera pulang.Ketika mereka menunggu pete’-pete’,seorang nenek pengemis datang
menghampirinya dan meminta sedekah.Dengan kemuliaan hati Abid dan Keyla,mereka
rela memberikan seluruh ongkos pulang untuk nenek itu,sehingga Abid dan Keyla
pulang dengan berjalan kaki sambil bergandengan tangan.
Namun,naas bagi pasangan sejoli itu.Di perjalanan,mereka tertabrak
oleh sebuah mobil berplat hitam.Keyla tak sadarkan diri karena kehilangan
banyak darah sedangkan Abid hanya mengalami luka ringan.
Tetes-tetes air mata jatuh di pipi Abid sambil menggendong Keyla
menuju rumah sakit.
Tidak lama Keyla di ruang
ICU,ia tersadar,akan tetapi persentase bertahan hidupnya kini hanya mencapai
35%.
Di ruangan itu,Abid dan Keyla mengenang kebersamaan mereka.Singkat
cerita,Keyla memohon kepada Abid untuk dinyanyikan sebuah lagu sebagai
pengantar tidurnya karena Keyla merasa sangat lelah.
Abid memenuhi permintaan Keyla,sang kekasih.Abid menggenggam erat
tangan Keyla dan mulai bernyanyi.
...“Takkan pernah ada yang
lain disisi
Segenap jiwa hanya
untukmu.
Dan takkan mungkin ada
yang lain di sisi
Ku ingin kau disini,
Tepiskan sepiku,bersamamu
Hingga akhir waktu”....
Abid telah menyelesaikan lagunya,dan kedua mata Keyla telah
terpejamkan.Abid mengira bahwa Keyla telah tertidur pulas.Ketika Abid ingin
meninggalkan ruangan itu,tatapannya mengarah ke monitor detak jantung Keyla
yang telah lurus.Abid menangis,memeluk tubuh Keyla yang sudah tak benyawa lagi
dan meneriakkan nama kekasihnya itu.
“Keylaaaaa....”
Saat memeluk tubuh Keyla yang terbujur kaku,Abid tersadar betapa
pedihnya hati ini ditinggal pergi oleh orang yang sangat ia sanyangi,yang tak
akan pernah kembali.Abid juga menyesal,pernah mengacuhkan kasih sayang yang
pernah diberikan kepadanya.Tapi,penyesalan itu hanya sebuah penyesalan yang tak
akan mengubah keadaan.Abid hanya bisa mengenang Keyla di dasar lubuk hatinya.
Pada saat itu pula,Abid baru tau akan arti mimpi buruknya.Jurang
yang dalam tak lain adalah ajal yang memisahkan mereka berdua.
cerpennnya mengharukan,,,
BalasHapusmenarik, membuat qt mempelajari sbuah takdir,,,,,,,
BalasHapusseru banget,,
BalasHapusmempelajari sebuah takdir yg tidak sesuai dengan yg di harapkan.
seru diigh,,,
Hapusmudah*an bgtw takdir mue,hhehehe.
oo kodooonkk,, kenapa nda di kasih selamat saja ratiiih.. cowonya kasian, ups, tp tenang.. masih ada ribuan cewe diluar sana..
BalasHapusbanyakk memang ria cewe tpi satu jhy bela suka ki
Hapusmantap,,, takdirnya
BalasHapushhehehe,,
Hapusapakh anda ingin takdir anda seperti itu?
kalau mw di film kan ini
BalasHapuspnggil aja aku jd pemeran utama nya
hehehe..
ingat... ingatt tink tinkkk
okokok,,,
Hapustp tanpa honorr diigh'
ada ja..tunggu ma..
BalasHapusstop galau ^_^
heheheheee
hhehehe,,,
Hapusmasih jamankah galau?
sad deh membaca ceritanya
BalasHapusaja' ta terri diighh
Hapusoh.... so sad :'(
BalasHapusdon't be sad baby...
Hapuskasihanya itu,,,
BalasHapusmantap ceritanya...
BalasHapussuper mengharukannnnn x kodonggg
BalasHapus